Peranan Jamaluddin Al-Afghani dalam Politik

Syahid Mu’ammar Pulungan
UIN Sunan Kalijaga, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1981.026.31-45

Abstract


Jamaluddin Al-Afghani nama aslinya adalah Muhammad bin Safar, dilahirkan pada tahun 1254 H atau 1838 M di kota Kabul Afghanistan, keluarganya adalah keturunan orang-orang ternama dan berpengaruh yaitu Attirmidzi, keturunan Husen bin Ali.  Pada umur 18 tahun dia mempelajari cabag-cabang ilmu pengetahuaan Islam dan  mempelajari filsafat serta ilmu pasti (Exacta). Dia pernah tinggal di India untuk beberapa tahun dan kemudia dia melaksanakan ibadah haji di Mekkah pada tahun 1273 H (1857 M). Sekembalinya dari ibadah haji dia langsung pulang ke Afghanistan menjabat sebagai Pembantu Amir Dust Muhammad Khan, untuk mengobarkan kampanye politiknya. Pada tahun 1285 H (1869 ) dia Kembali melakasanakan ibadah Haji untuk yang kedua kalinya, dan kemudian ke Cairo secara diam-diam mengadakan hubungan dengan Al-Azhar. Ditempat kediamannya dia mengadakan kaidah-kaidah khusus (private). Pada tahun 1287 H (1871 M) dia mengunjungi kontantinopel, yang ternyata kedatangannya dielu-eluhkan oleh masyarakat dengan penuh kemeriahan dan kehangatan.


Full Text:

PDF


Copyright (c) 2024 Syahid Mu’ammar Pulungan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.