Islam In Indonesia (The Politics of Recycling and the Collapse of a Paradigm)

M. Atho Mudzhar
State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1999.3764.1-23

Abstract


Makalah ini menyoroti perkembangan politik lslam di Indonesia akhir-akhir ini. Untuk itu, penulis menguraikan,asal mula masuknya Islam ke Indonesia menurut berbagai versi. Selain itu, doktrin teologi Sunni dan struktur social di Indonesia juga ikut mempengaruhi pemikiran politik Islam Indonesia. Dalam masyarakat sunni, ulama berfungsi hanya sebagai patron yang nasehat dan teladannya meskipun perlu diikuti tetapi bukan dipandang sebagai kewajiban agama. Indonesia mengalami terpaan gelombang berbagai ideologi politik. Pada abad ke-19, memang bendera Islam menjadi inspirasi perjuangan bangsa Indonesia melawan para penguasa kafir. Namun, muncul ideologi nasionalisme yang memicu perdebatan dan pertentangan antara umat Islam "santri" dan "abangan". Di era orde lama, ideologi Komunis mengalami puncak kejayaan yang kemudian hancur lebur seiring dengan kemunculan orde Baru yang kemudian juga memarjinalkan ideorogi politik lslam. Dengan runtuhnya rezim Suharto, kebebasan dibuka kembali sehingga muncul romantisme untuk menghidupkan kembali partai-partai yang pernah aktif di masa Orde Lama termasuk partai-partai Islam. Umat Islam yang berusaha menghidupkan kembati politik Islam pada pemilu 1955 mempunyai resiko dan bisa kontra-produktif. Masyarakat Muslim Indonesia telah berubah. Mereka kini berpendidikan lebih baik dan memahami hubungan antara Islam dan nasionalisme dengan lebih kritis dan realistis. Pada pemilu 7 Juni 1999, partai-partai Islam tidak mendapat suara mayoritas. Karena itu, paradigma lama bahwa umat Islam akan lebih baik jika dilayani oleh parrai-partai Islam nampaknya telah runtuh. setidaknya pada pemilu terakhir ini, ketaatan dan afiliasi agama tidak lagi menjadi pertimbangan utama pemilihan suatu partai.


Full Text:

PDF




Copyright (c) 2022 M. Atho Mudzhar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.