Konsep Keadilan dalam Al-Qur’an dan Implikasinya Terhadap Tanggung Jawab Moral.

Amiur Nuruddin
State Islamie University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1996.3459.209-214

Abstract


Disertasi ini merupakan studi Al-Qurán dengan pendekatan tafsir ayat-ayat al-Qurán yang diyakini sebagai firman-firman Allah SWT( kalam Allah) dan diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW adalah sumber Informasi dan petunjuk bagi manusia. Pad penafsiran ini, tela’ahan bertumpuh pada teks-teks wahyu dengan memberi pemaknaan kontekstual kepada ayat-ayat yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian berawal dan pertanyaan apakah hakikat keadilan yang terkandung dalam al-Qur’an. Diidentifikasi bahwa keadilan dalam Al-Qur’an, disamping dapat dipahami dari rangkaian ayat-ayat al-Qur’an yang paling awal diturunkan, yang mengkritik berbagai macam kepincangan dan ketidakadilan dalam berbagai sector kehidupan, juga dari simpul-simpul  yang secara langsung menyebut keadilan, yaitu al-adl al-Qist al-wazn dan al-wast. Kata al-adl dengansemua kata turunanya terulang dalam al-Qurán sebanyak dua puluh  delapan kali, kata al-wazn  dan al-mizān dan al-mawazīn terulang sejumlah dua puluh tiga kali, dan kata al-wasṭ sebanyak lima kali. Untuk mendapatkan akurasi makna, maka simpul-simpul keadilan dipahami dalam rangkaiaan simpul yang berlawanan dengan keadilan, yaitu kezaliman (al-ẓulm). Berkaitan dengan kata terakhir ini yang dalam berbagai bentuknya ditemukan sebanyak dua ratus kali dalam surat-surat Makkiyah dan seratus lima belas kali pada surat-surat Madaniyah, dua ratus delapan puluh Sembilan kali dari jumlah keseluruhannya mengandung makna ketidakadilan. Naskah al-Qurán yang dijadikan bahan penelitian ialah al-Qur’an Karim yang ditulis sesuai dengan al-rasm al-’usmaniy’, dan diterbitkan oleh Dar al-fikr, Bairut, tahun 1403H/1983M.


Full Text:

PDF




Copyright (c) 2022 Amiur Nuruddin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.