Arti Kehadiran Mu’tazilah Bagi Dunia Islam

Kusmin Busyairi
State Islamie University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1992.048.94-103

Abstract


Mu'tazilah adalah aliran yang tertua di antara aliran-aliran mutakallimin lainnya. Dari kenyataan ketertuaannya itu, tidak mustahil kalau di dalamnya terkandung arti tersendiri bagi dunia Islam pada umumnya yang tidak terdapat pada aliran-aliran yang lain. Penampilannya sebagai yang pertama di antara sederetan aliran-aliran yang lain, paling sedikit mempunyai arti sikap responsive mereka terhadap gejala yang terjadi di lingkungannya. Dengan judul yang secara khusus ingin mengangkat arti kehadiran Mu'tazilah sebagai aliran yang tertua itu, maka di sekitar pokok-pokok ajarannya (konsepsi teologisnya) tidak ditempatkan pada inti pembicaraan, walaupun pada tempat dan permasalahan tertentu hal tersebut perlu diungkapkan, apalagi diketahui bahwa di dalam konsepsi teologis itulah sebenarnya terletak jatidiri dan karakteristik suatu aliran. Sebagaimana diketahui, pada umumnya aliran mutakallimin mempunyai metode berpikir dan konsepsi teologis tersendiri yang berbeda dengan aliran mutakallimin lainnya. Hal itu terjadi, karena sebab yang melatarbelakangi dan mendorong lahirnya setiap aliran serta problema keakidahan yang timbul dan dihadapi oleh setiap aliran itupun, berbeda-beda. Dengan demikian juga berarti, bahwa metode berpikir yang dipergunakan dan konsepsi teologis yang diformulasikan oleh suatu aliran, dipandang yang paling tepat


Full Text:

PDF




Copyright (c) 2022 Kusmin Busyairi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.