Epistemologi ‘Abd Al-Jabbār Bin Ahmad al-Hamadzānī

M Machasin
State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.1991.045.39-53

Abstract


Epistemologi (dari bahasa Yunani Kuna, episteme = pengetahuan dan logos = teori) didifinisikan, antara lain, sebagai cabang filsafat yang menyelidiki asal, struktur, metode-melode dan keabsahan pengetahuan. Dengan demikian judul di atas mengandung pengertian konsep 'Abd al-Jabbār mengenai hal-hal yang berkenaan dengan teori pengetahuan itu. Akan tetapi tulisan ini tidak membicarakan semua masalah itu. Ini dilakukan selain karena keterbatasan ruang dan waktu, juga karena kenyataan bahwa 'Abd al-Jabbār tidak menulis teorinya tentang pengetahuan secara lengkap dengan maksud khusus untuk menjelaskan konsepnya tentang pengetahuan. Memang ia menulis satu buku penuh dengan masalah pokok penalaran dan pengetahuan, yakni juz XII dari al-Mughnī fī Abwāb al-Tawhīd wa al-‘ad-l yang diberi anak judul al-Nadhar wa al-Ma'ārif, namun buku itu ditulis sebagai satu bahagian dari pembicaraannya tentang masalah teologi. Buku itu dimaksudkan sebagai landasan bagi konsepnya tentang kewajiban yang diberikan Allah kepada manusia. (taklīf). Yang akan dibicarakan dalam tulisan ini hanyalah konsep 'Abd al-Jabbār tentang pengetahuan, kriteria-kriteria pengetahuan yang benar macam-macam pengetahuan dan penalaran sebagai alat untuk mencapai pengetahuan yangbenar.  Bagaimana pengetahuan diungkapkan dalam bentuk yang bisa ditangkap orang lain dan sumber-sumber pengetahuan, tidak akan dibahas  dalam tulisan ini.


Full Text:

PDF




Copyright (c) 2022 M Machasin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.