Book Review: Islam, Antara Negara Agama dan Negara Sipil

S. Sujadi
* Sunan Kalijaga State Islamic University (UIN) Yogyakarta, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.2005.432.501-509

Abstract


Aksi-aksi terorisme yang dilakukan oleh beberapa orang Islam radikalis yang begitu semarak dewasa ini dan gejala-gejala eksklusivisme yang dilakukan oleh beberapa orang Islam-ekstremis di berbagai belahan dunia telah menyebabkan umat Islam, terutama para pemimpin dan ulamanya, dalam keprihatinan yang mendalam. Para pemimpin agama dan ulama, terutama dari kalangan moderat, tidak tinggal diam melihat fenomena-fenomena itu. Mereka melakukan pencerahan-pencerahan dan penyadaran-penyadaran akan kekeliruan-kekeliruan mereka melalui media khotbah, media cetak, media elektronik, melalui seminar-seminar hingga pertemuan-pertemuan khusus. Fenomena di atas, salah satunya, disebabkan oleh pemahaman terhadap Islam secara parsial, tidak utuh. Islam dipahami secara sepotong-potong. Ajaran Islam diterapkan tanpa melihat lingkungan yang ada, sehingga muslim yang menerapkannya bagai alien dan tidak ramah terhadap lingkungannya, apalagi peduli.

Full Text:

PDF




Copyright (c) 2005 S. Sujadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.