Arab Scholars in Russian Universities (the Nineteenth - Early Twentieth Century)

Svetlana Kirillina
* Institute of Asian and African Studies, Moscow State University, Russian Federation

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.2006.441.1-21

Abstract



Dalam artikel ini, penulis mendiskusikan perkembangan studi tentang dunia Arab secara khusus dan studi ketimuran secara umum di kalangan intelektual Rusia hingga awal abad ke-20. Lebih jauh, dibahas juga peran akademik orang-orang Arab-Rusia yang telah membuat dunia Timur semakin dikenal di kalangan orang-orang Rusia. Salah satu tokoh utama yang ikut merintis hubungan bagi universitas-universitas di Rusia dengan dunia Arab adalah Shaykh Muḥammad Ayyād al-Ṭanṭawy, seorang ulama al-Azhar yang kemudian pindah dan menetap di Rusia pada tahun 1840. Karir Ṭanṭawy sebagai profesor studi ketimuran dan kehidupan serta peranannya dalam memperkenalkan Arab-Islam kepada kalangan Rusia lewat berbagai kerja dan tulisannya banyak dibahas dalam artikel ini. Selain Ṭanṭawy, tokoh yang tak kalah pentingnya adalah Georgi Murkos, seorang Arab-Kristen dari Damaskus, yang melanjutkan pendidikannya di Universitas Petersburg, kemudian menjadi professor di universitas yang sama dan menjadi salah satu tokoh Arab-Kristen.



Full Text:

PDF




Copyright (c) 2006 Svetlana Kirillina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.