Defending Traditions, Countering Intolerant Ideologies: Re-energizing the Role of Modin in Modern Java

Achmad Zainal Arifin
* Sunan Kalijaga State Islamic University (UIN) Yogyakarta, Indonesia

DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.2017.552.265-292

Abstract


This paper discusses a neglected traditional Islamic figure called modin, who actually has potential and greater opportunity in countering the growing numbers of relatively new Islamic groups that perpetuate intolerant ideology. This paper is based on a fieldwork in the Village of Sidoluhur, Godean, Sleman, DIY. The primary data used for this research is derived from in-depth interviews with 17 people such as modin, village officers, mosques’ board members, and active jamaah (members) of the mosques. I argue that modin has a significant contribution in softening tensions among Muslims at a hamlet level. He will be functioning effectively in preserving local Islamic practices and, at the same time, filtering intolerant ideology in society. In so doing, contestations among modin, who might come from various Islamic groups, have to be carefully considered to maximize his roles in society, especially in countering intolerant views proposed by some transnational Islamic groups. 

[Artikel ini membahas peminggiran figur Islam tradisional di Jawa yang dikenal dengan sebutan modin. Figur ini sebenarnya mempunyai potensi dan peluang besar untuk menandingi perkembangan kelompok Islam yang menyebarkan ideologi intoleran. Artikel ini ditulis berdasarkan riset lapangan di Desa Sidoluhur, Godean, Yogyakarta, dengan melakukan wawancara mendalam terhadap tujuh belas informan meliputi modin, perangkat desa, pengurus masjid, dan jamaah masjid. Penelitian ini menunjukkan bahwa modin mempunyai kontribusi penting dalam meredam ketegangan umat di tingkat dusun. Ia berperan dalam melestarikan praktik Islam lokal sekaligus menyaring ideologi intoleran dalam masyarakat. Adanya kontestasi di antara modin yang berasal dari kelompok yang berbeda perlu menjadi pertimbangan untuk memaksimalkan peran modin di masyarakat dalam menandingi ideologi intoleran yang diusung oleh kelompok Islam transnasional.]

  


Keywords


local tradition; modin; religious contestation; transnational Islam; religious intolerant

Full Text:

PDF

References


Ahnaf, Muhammad Iqbal et al., Politik Lokal dan Konflik Keagamaan: Pilkada dan struktur kesempatan politik dalam konflik keagamaan di Sampang, Bekasi, dan Kupang, Yogyakarta: Center for Religious & Cross-Cultural Studies UGM, 2015.

Asfar, Muhammad (ed.), Islam Lunak, Islam Radikal: Pesantren, Terorisme dan Bom Bali, Surabaya: Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PuSDeHAM) & JP Press, 2003.

Azra, Azyumardi, The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern “Ulama” in the Seventeenth and Eighteenth Centuries, Crows Nest, NSW: Asian Studies Association of Australia in association with Allen & Unwin and University of Hawaii Press, 2004.

Badan Pusat Statistik Sleman, Godean dalam Angka, Sleman: BPS Kabupaten Sleman, 2012.

Bagir, Zainal Abidin et al., Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia, Yogyakarta: CRCS UGM, 2008.

----, Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia, Yogyakarta: CRCS UGM, 2009.

----, Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia, Yogyakarta: CRCS UGM, 2010.

----, Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia, Yogyakarta: CRCS UGM, 2011.

----, Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia, ed. by Suhadi Cholil, Yogyakarta: CRCS UGM, 2012.

Barton, Greg, Indonesia’s Struggle: Jemaah Islamiyah and the Soul of Islam, Sydney: UNSW Press, 2004.

Effendy, Bahtiar and Soetrisno Hadi (eds.), Agama dan Radikalisme di Indonesia, Jakarta: Nuqtah, 2007.

Endraswara, Suwardi, Etika Hidup Orang Jawa: Pedoman Beritiket dalam Menjalani Kehidupan Sehari-hari, Yogyakarta: Narasi, 2010.

Fealy, Greg, “Islamic Radicalism in Indonesia: The Faltering Revival?”, in Southeast Asian Affairs, vol. 2004, Singapore: ISEAS–Yusof Ishak Institute, 2004.

Hasan, Noorhaidi, Laskar Jihad: Islam, Militancy, and the Quest for Identity in Post-New Order Indonesia, Ithaca, N.Y: Cornell University Pres, 2006.

----, “The Salafi Madrasas of Indonesia”, in The Madrasa in Asia: Political Activism and Transnational Linkages, ed. by Farish A. Noor, Yōgīndar Sikkand, and Martin van Bruinessen, Amsterdam: Amsterdam University Press, 2008.

Hasymy, A., Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia: Kumpulan Prasaran pada Seminar di Aceh, Medan: Alma’arif, 1981.

Jamhari and Jajang Jahroni, Gerakan Salafi Radikal di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.

Jurdi, Syarifuddin, Sejarah Wahdah Islamiyah: Sebuah Geliat Ormas Islam di Era Transisi, Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2007.

Machmudi, Yon, Islamising Indonesia: The Rise of Jemaah Tarbiyah and the Prosperous Justice Party (PKS), Canberra: ANU E Press, 2008.

Magnis-Suseno, Franz and S. Reksosusilo, Etika Jawa dalam Tantangan: Sebuah Bunga Rampai, Yogyakarta: Yayasan Kanisius, 1983.

Mujahid, Mas’ud Izzul, Vonis Kafir: Antara Berlebih-lebihan & Ketidaktegasan, 1st edition, Solo: Jazera, 2010.

Mulkhan, Abdul Munir, “Gerakan ‘Pemurnian Islam’ di Pedesaan: Kasus Muhammadiyah Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur”, Ph.D. Dissertation, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada, 1999.

Musta’in, Ahmad Muntaha Al-Bari et al., Menjawab Vonis Bid’ah: Kajian Pesantren, Tradisi & Adat Masyarakat, 1st edition, Kediri: Pustaka Gerbang Lama, 2010.

Musyarof, Ibtihadj, Islam Jawa, Yogyakarta: Tugu, 2006.

Najib, Agus Moh and Yudian Wahyudi (eds.), Gerakan Wahabi di Indonesia: Dialog dan Kritik, 1st edition, Yogyakarta: Bina Harfa, 2009.

Nashir, Haedar, Gerakan Islam Syari’at: Reproduksi Salafiyah Ideologis Di Indonesia, Jakarta: Pusat Studi Agama dan Peradaban Muhammadiyah, 2007.

Pranowo, M. Bambang, Memahami Islam Jawa, Tangerang: Pustaka Alvabet and Indonesian Institute for Society Empowerment / INSEP, 2009.

Rubaidi, A., Radikalisme Islam, Nahdlatul Ulama & Masa Depan Moderatisme Islam Di Indonesia, Yogyakarta: Logung Pustaka, 2008.

Sholikhin, Muhammad, Ritual dan Tradisi Islam Jawa: Ritual-ritual dan tradisi-tradisi tentang kehamilan, kelahiran, pernikahan, dan kematian dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Islam Jawa, Yogyakarta: Narasi, 2010.

Turmudi, Endang and M. Riza Sihbudi (eds.), Islam dan Radikalisme di Indonesia, Jakarta: LIPI Press, 2005.

Vicziany, Marika and David Wright-Neville (eds.), Islamic Terrorism in Indonesia: Myths and Realities, Clayton, Vict.: Monash University Press, 2006.

Weber, Max, Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology, ed. by Guenther Roth and Claus Wittich, trans. by Ephraim Fischoff, New York: Bedminster Press, 1968.

----, On Charisma and Institution Building: Selected Papers, ed. by S.N. Eisenstadt, Chicago: University of Chicago Press, 1968.






Copyright (c) 2017 Achmad Zainal Arifin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.